Manajemen Strategis: Pengertian, Pentingnya, Proses/Langkah-langkah

A. Pengertian Manajemen Strategis

Manajemen strategis adalah hal-hal yang seorang manager lakukan untuk mengembangkan strategi organisasi. Manajemen strategis melibatkan semua fungsi manajemen dasar yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian.

Strategi organisasi adalah suatu rencana mengenai bagaimana organisasi akan melakukan apa pun yang harus dilakukan dalam lingkup bisnis, dalam bersaing, dan dalam menarik serta memuaskan pelanggan untuk mencapai tujuan organisasi.

Salah satu ilmu yang akan kamu pelajari dalam manajemen strategis adalah mengenai strategi korporasi dan strategi unit bisnis. Kamu bisa mempelajari strategi korporasi di link tersebut ya!

B. Pentingnya Manajemen Strategis

Manajemen strategis merupakan aspek penting dalam mengatur strategi organisasi. Terdapat tiga alasan kenapa manajemen strategis itu penting dalam suatu organisasi.

1. Manajemen strategis dapat menjadi penentu seberapa baik kinerja suatu organisasi

Terdapat sejumlah penelitian yang menunjukkan hubungan positif antara perencanaan strategis dan kinerja organisasi. Artinya, organisasi yang menggunakan manajemen strategis memang memiliki kinerja yang lebih tinggi ketimbang yang tidak.

2. Seorang manajer dalam segala jenis perusahaan/organisasi pasti menghadapi situasi yang terus berubah

Seorang manajer mengatasi ketidakpastian tersebut dengan menggunakan proses manajemen strategis untuk memeriksa faktor-faktor yang memiliki keterkaitan lalu memutuskan tindakan apa yang harus diambil.

3. Sifat organisasi yang kompleks dan beragam

Manajemen strategis membantu mensinergikan setiap bagian organisasi untuk mencapai tujuan organisasi.


proses manajemen strategis

C. Langkah-langkah/Proses Manajemen Strategis

Proses dalam penerapan manajemen strategis secara umum terbagi menjadi 6 langkah yang diuraikan sebagai berikut.

1. Mengidentifikasi Misi, Tujuan, dan Strategi Organisasi

Setiap organisasi pasti memiliki misi yang menjadi tujuan organisasi tersebut. Memahami misi organisasi akan membantu manajer memahami apa yang sebaiknya dia dan perusahaan lakukan.

2. Melakukan Analisis Eksternal

Analisis ekternal merupakan langkah yg sangat penting dalam proses manajemen strategis. karena dengan melakukan analisis eksternal, manajer bisa mengetahui misalnya bagaimana kondisi kompetitor, apa peraturan perundang-undangan yang mungkin bisa berdampak pada organisasi, bagaimana situasi tenaga kerja potensial di daerah sekitar, dan lain sebagainya.

Saat melakukan analisis ekternal, seorang manajer akan menganalisis berbagai aspek diantaranya aspek ekonomi, demografi, politik/peraturan, sosiokultural, teknologi, dan komponen global.

Setelah melakukan analisis eksternal, manajer harus mengambil benang merah dari hasil analisis yang mencakup Peluang (opportunities) dan Ancaman (threats)


3. Melakukan Analisis Internal

Analisis internal akan memberikan informasi mengenai sumber daya dan kapabilitas organisasi.

Sumber daya organisasi mencakup aspek finansial, fisik, manusia, dan intangible yang digunakan dalam memberikan pelayanan ataupun memproduksi produk kepada pelanggan. Secara sederhana, sumber daya organisasi adalah apa yang dimiliki oleh organisasi.

Kapabilitas organisasi merupakan skill dan kemampuan yang dimiliki oleh organisasi untuk melakukan kegiatan kerja dalam bisnisnya. Nilai utama yang membentuk kapabilitas organisasi ini dikenal sebagai core competencies.

Setelah melakukan analisis eksternal, manajer harus mengambil benang merah dari hasil analisis yang mencakup Kekuatan (strengths) dan Kelemahan (weaknesses).

4. Memformulasikan Strategi

Hasil dari analisis eksternal dan analisis eksternal disebut analisis SWOT. Dalam memformulasikan strategi, seorang manajer harus mempertimbangkan analisis SWOT tersebut agar tercipta strategi yang efektif dalam membantu mencapai tujuan perusahaan.


5. Mengimplementasikan Strategi

Setelah strategi diformulasikan, strategi tersebut selanjutnya diterapkan dalam organisasi. Tahap pengimplementasian strategi ini sangat penting karena sebaik apapun strategi yang diformulasikan jika implementasinya buruk maka hasilnya akan buruk.

6. Mengevaluasi Hasil

Pada langkah evaluasi ini akan berusaha menjawab banyak pertanyaan seperti: apa perubahan yang dibawa? Seberapa efektif strategi yang digunakan dalam membantu organisasi mencapai tujuan? Apa ada penyesuaikan yang diperlukan?

Baca Juga:

Marketing Mix/Bauran Pemasaran Starbucks Indonesia

Strategi Korporasi: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Referensi:

  1. Robbins, S. P. & Coulter, M. (2018). Management (Ed. 14). Pearson Education.
  2. Sammut-Bonnici, T. (2015). Strategic Management. Wiley Encyclopedia of Management, 1–4. http://dx.doi.org/10.1002/9781118785317.weom060194

Tinggalkan komentar