Mengapa Langit Malam Kita Tak Seindah Sains Fiksi?

oleh | Mei 9, 2020 | Astronomi, Fisika | 0 Komentar

Langit malam dalam sains fiksi seringkali terlihat indah. Banyak nebula dan debu-debu kosmis yang indah bertaburan di langit. Tetapi realitanya tak seberapa.

Ketika memandang langit malam dengan mata telanjang, kita hanya dapat melihat bulan yang begitu besar beserta taburan bintang-bintang berjarak bahkan belasan ribu tahun cahaya. Sedangkan objek yang lain terlalu jauh sehingga terlalu kecil untuk dilihat secara langsung. Tapi apakah hal tersebut 100% benar?

Hukum Kuadrat Terbalik (Inverse Square Law)

Jika kita melihat nyala lampu pada jarak 2 meter, lampu tersebut 4 kali lebih redup dibanding pada jarak 1 meter. Jika kita melihat nyala lampu pada jarak 50 meter, lampu tersebut 2500 kali lebih redup dibanding pada jarak 1 meter. Hal seperti inilah yang disebut hukum kuadrat terbalik.

Hukum kuadrat terbalik tidak hanya terjadi pada cahaya, tetapi juga terjadi pada gaya gravitasi dan gaya listrik. Kita dapat melihat polanya pada rumus di bawah ini.

Lebar Sudut/Diameter Sudut 

Secara sederhana, lebar sudut adalah ukuran suatu objek berdasarkan seberapa besar objek tersebut pada sudut pandang kita. Perhatikan gambar berikut ini.

Lebar sudut rumah dan pesawat

Rumah yang terlihat oleh orang tersebut memiliki lebar sudut 8°, artinya ukuran rumah tersebut dalam pandangannya adalah 8°. Demikian pula dengan pesawat diatas, yang memiliki lebar sudut 31.5°.   Semakin dekat suatu objek maka lebar sudutnya akan semakin besar dan begitu pula sebaliknya. Hal ini berlaku untuk semua objek, dari objek sehari-hari seperti mobil dan gedung, hingga objek extraterrestrial seperti nebula dan galaksi.


Langit Yang Begitu Sepi

Bulan yang berjarak 384.400 km dari bumi, yang biasanya kita liat di malam hari, memiliki diameter sudut sekitar 0.5°. Sedangkan galaksi spiral terdekat, galaksi Andromeda, membentang hingga 3.12° di langit.

Ukuran galaksi Andromeda jika dapat terlihat jelas
Sumber Gambar

Satu-satunya alasan kenapa kita tidak dapat melihatnya dengan mata telanjang adalah karena cahayanya terlalu redup, karena galaksi Andromeda sendiri berjarak sekitar 2,5 juta tahun cahaya. Hal ini sesuai dengan Inverse Square Law di atas. Beberapa objek lainnya yaitu lainnya sebagai berikut.

Perbandingan ukuran Bulan dengan (1) Awan Magellan Besar;
(2) Galaksi Andromeda; (3) Nebula Hati;
(4) Galaksi Triangulum; (5) Nebula Orion;
(6) Nebula Kepala Kuda

Simpulan 

Sebenarnya masih banyak objek di luar sama yang seharusnya membuat langit malam menjadi jauh lebih indah. Konsep kerja alam semesta sudah ditentukan sejak awal. Jarak yang amat sangat jauh membuat mereka terlalu redup untuk kita nikmati keindahannya.

Jika kita kembali ke pertanyaan mengapa langit malam kita tak seindah sains fiksi, maka jawabnya adalah karena ruang angkasa membentang terlampau sangat luas membuat permata-permata langit terlalu redup untuk tampak.

Referensi: 1 2

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Post

Related Post

Bagaimana Listrik Diproduksi?

Bagaimana Listrik Diproduksi?

Kita mengonversi sumber energi lain (batu bara, nuklir, dll) menjadi energi listrik. Tetapi bagaimana sumber energi tersebut dikonversi menjadi listrik?

Energi Nuklir: Alasan Kenapa Harus Dipertahankan

Energi Nuklir: Alasan Kenapa Harus Dipertahankan

Energi nuklir merupakan sumber energi yang memiliki stigma negatif di masyarakat dunia. Bahkan terhitung sejak peristiwa Chernobyl, penggunaan energi nuklir secara komersial perlahan semakin menurun. Peristiwa tersebut dengan jelas merubah banyak sekali masyarakat dunia terkait penggunaan teknologi nuklir. Pada kenyataannya ternyata tidak seburuk itu.

Energi Nuklir: Alasan Kenapa Harus Dihentikan

Energi Nuklir: Alasan Kenapa Harus Dihentikan

Energi nuklir merupakan energi yang semakin hari semakin banyak digunakan oleh manusia. Baik itu sebagai senjata maupun sebagai pembangkit listrik. Bahkan sekarang energi nuklir menyumbang sekitar 10% dari sumber energi listrik.