Kenapa Cermin Membalik Kanan-Kiri Tetapi Tidak Atas-Bawah?

oleh | Mei 9, 2020 | Fisika, Fisika Lainnya | 0 Komentar

Mungkin beberapa diantara kalian pernah kepikiran bahwa cermin itu seperti portal ke dunia lain, lebih tepatnya dunia terbalik. Cermin memang menakjubkan sejak ditemukan berabad-abad lalu.

Akan tetapi, saat bercermin kita melihat bayangan kita dalam kondisi terbalik. Di cermin, bayangan tangan kanan kita menjadi tangan kiri sedangkan tangan kiri menjadi tangan kanan. Lho kok bisa gitu ya? Bagaimana bisa cermin bisa menukar kanan-kiri tapi tidak bisa menukar atas-bawah?

Apa Yang Dibalik Oleh Cermin?

Sebenarnya cermin tidak membalikkan apapun, ntah itu atas-bawah maupun kanan-kiri. Coba lihat ilustrasi di bawah ini.

Dapat kita lihat pada ilustrasi di atas pada panah dan bayangan di cermin. bahwa arah atas tetaplah ke atas, arah bawah tetaplah ke bawah, arah kiri tetaplah ke kiri, dan arah kanan tetaplah ke kanan. Yang dibalik oleh cermin hanyalah depan-belakang, seperti pada ilustrasi berikut.

Jika benda bergerak masuk ke dalam cermin, maka bayangan benda akan bergerak keluar dari cermin. Hal ini terjadi karena sifat dari cermin itu sendiri, yakni memantulkan. Artinya, cahaya yang awalnya mengarah mendekati cermin, setelah memantul cahaya tersebut akan berbalik arah menjadi menjauhi cermin.


Jika Cermin Tidak Membalik Kanan-Kiri, Kenapa Bisa Ada Yang Terbalik?

Kita bisa coba tulis sesuatu di benda yang transparan lalu kita liat hasilnya di depan cermin.

Perhatikan baik-baik ilustrasi di atas. Ketika tulisan yang nyata bisa kita baca, alias tidak terbalik, maka tanpa merubah kondisinya, tulisan di cermin juga akan bisa kita baca. Sebaliknya, ketika tulisan di cermin terbalik, maka tulisan nyatanya juga pasti akan terbalik. Hal seperti ini hanya dapat kita lihat pada benda yang transparan.

Selanjutnya adalah menggunakan benda tak transparan. Ketika kita melihat tulisan—misalnya di baju—terbalik, itu karena sejatinya tulisan tersebut tidak mengarah ke kita, akan tetapi mengarah ke cermin. Dengan kata lain, selama tulisan tersebut asalnya tidak mengarah ke kita, maka tulisan tersebut akan terbalik.

Pada dasarnya, yang membuat benda-benda terbalik adalah karena kita yang membaliknya. Awalnya benda-benda maupun tulisan yang menghadap ke kita itu tidak terbalik. Akan tetapi saat ingin melihatnya di cermin, kita selalu membaliknya menghadap ke cermin sehingga membuat tulisan atau benda tersebut menjadi terbalik.

Lantas kenapa hanya kanan dan kiri? Well, itu hanyalah bergantung bagaimana cara kita memutar benda/tulisan menjadi mengarah ke cermin tadi. Umumnya kita memutarnya kanan-kiri, seperti saat kita membalikkan badan. Akan tetapi sebenarnya kita juga dapat memutarnya atas-bawah, meskipun cara ini tidak lazim.

Kesimpulan

Cermin sebenarnya tidak membalik kanan-kiri atupun atas-bawah, tetapi hanya membalik depan belakang. Kenapa di cermin bayangan kita terbalik jawabannya itu karena kita sendiri yang membaliknya di dunia nyata. Jika kita melihat benda/tulisan di dunia nyata tidak terbalik, maka tanpa merubahnya sedikitpun tulisan tersebut di dunia cermin pun tidak akan terbalik.

Referensi: 1

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Post

Related Post

Bagaimana Listrik Diproduksi?

Bagaimana Listrik Diproduksi?

Kita mengonversi sumber energi lain (batu bara, nuklir, dll) menjadi energi listrik. Tetapi bagaimana sumber energi tersebut dikonversi menjadi listrik?

Energi Nuklir: Alasan Kenapa Harus Dipertahankan

Energi Nuklir: Alasan Kenapa Harus Dipertahankan

Energi nuklir merupakan sumber energi yang memiliki stigma negatif di masyarakat dunia. Bahkan terhitung sejak peristiwa Chernobyl, penggunaan energi nuklir secara komersial perlahan semakin menurun. Peristiwa tersebut dengan jelas merubah banyak sekali masyarakat dunia terkait penggunaan teknologi nuklir. Pada kenyataannya ternyata tidak seburuk itu.

Energi Nuklir: Alasan Kenapa Harus Dihentikan

Energi Nuklir: Alasan Kenapa Harus Dihentikan

Energi nuklir merupakan energi yang semakin hari semakin banyak digunakan oleh manusia. Baik itu sebagai senjata maupun sebagai pembangkit listrik. Bahkan sekarang energi nuklir menyumbang sekitar 10% dari sumber energi listrik.